Kemaren hari Minggu, 1 Agustus 2010 tanpa diduga dan tanpa direncana saya pergi “dolan-dolan” ke Kota Batu Malang Jawa Timur. Lebih tepatnya ke Jatim Park 2 dan Batu Night Spectacular(BNS). Berangkatnya saja sudah pukul 9.30 pagi, jadi kalau mau jujur sudah terlalu siang untuk bepergian ke tempat wisata apalagi lokasi tujuannya terletak diluar kota
Kenapa memilih Jatim Park 2 dan BNS? Alasannya karena saya belum pernah ke tempat tersebut haha…
Setelah mengarungi jalan berkelok-kelok dan bergunung-gunung bak seorang Ninja Hottori akhirnya saya dan rombongan(cuma berempat naek sepeda motor) tiba dilokasi dengan disambut udara dingin cenderung sejuk yang sangat mendukung dan menguatkan alasan bahwa saya tidak kesiangan brader
Lokasi pertama adalah Jatim Park 2, sebelum dilanjutkan, kenapa disebut Jatim Park 2? Karena memang sebelumnya sudah ada Jatim Park(tanpa embel-embel angka satu) yang letaknya tidak terlalu jauh dari seri yang kedua ini. Di Jatim Park 2 ada 2 tempat wisata yaitu: Museum Satwa dan Batu Scret Zoo, tapi untuk Batu Scret Zoo belum dibuka(kabar terakhir baru akan beredar pada tanggal 8 Agustus 2010). Jadi pada kesempatan ini hanya bisa mengunjungi Museum Satwa, sebuah museum berskala internasional yang menghadirkan beraneka ragam satwa di dunia yang sudah mati dan diawetkan. Model bangunan museum ini benar2 spektakuler dan bombastis karena bangunannya sangat tinggi didukung dengan tiang2 bangunan yang sangat besar seperti desain kerajaan Romawi zaman dahulu, untuk lebih jelasnya cekidot aja gambar dibawah ini:
Setelah puas di Museum Satwa a.k.a Jatim Park 2 perjalanan diteruskan dengan ngisi perut yang sudah mulai keroncongan dan ndangdutan, mencarilah kita warung2 kecil dengan harapan dapat harga murah
Setelah puas menikmati makan siang, perjalan dilanjutkan menuju Batu Night Spectacular (BNS) pada pukul sekitar 15.30 WIB. Sebagai informasi BNS buka pada pukul 15.00 WIB s/d 23.00 WIB. Sebenarnya kalau bisa dijelaskan secara sederhana BNS itu mirip dengan Pasar Malam yang biasanya keliling di desa2 cuma dikemas dengan lebih profesional dan apik ditambah berbagai permainan yang sangat menarik.
Salah satu wahana yang sangat menarik bagi saya adalah nonton film 4 dimensi, jelasnya seperti ini: Jadi kita nonton film seperti dibioskop, bedanya kita diharuskan memakai kacamata khusus dan kursi yang kita tempati dapat bergoyang mengikuti efek2 yang sedang terjadi di film yang kita tonton tersebut. Jadi sangat bisa dirasakan sekali efek2 dan atmosfer yang terjadi di film seolah-olah kita masuk ke dalam film tersebut.
Setelah puas menikmati kedua tempat wisata tersebut didukung oleh sang pewaktu yang menunjukkan angka 17.00 WIB, akhirnya diputuskan untuk segera pulang menuju Kediri. Terakhir saya dan rombongan tiba dengan selamat di rumah pada pukul 20.30 WIB. “A perfect journey without a plan… I think”











Leave a Reply